Review Himalaya Lip Balm

1:26 pm

 Himalaya Lip Balm
Aku bukan termasuk orang yang bakalan impulsif beli produk makeup ataupun skincare, terkecuali memang aku lagi butuh banget produknya. Seperti beberapa waktu yang lalu akhirnya aku beli produk Himalaya Lip Balm. Sejujurnya lip balm dirumahku masih ada beberapa, tetapi aku merasa beberapa produk yang aku miliki performanya sudah menurun karena terlalu sering dipakai.


Alasan beli Himalaya Lip Balm pun bukan hanya karena butuh. Aku kira Lip Balm Himalaya ini merupakan produk baru. Nyatanya beberapa teman bloggerku sudah banyak yang cobain. Review Himalaya Lip Balm pun sudah cukup banyak di internet. Selain itu harga yang ditawarkan pada price tag-nya merupakan harga promo. Walaupun ternyata setelah aku ke kasir harganya normal hahaha. Aku sedikit kecewa sih tapi setelah cobain produknya, menurutku produknya ini pun cukup bekerja dengan baik pada bibirku.

 Himalaya Lip Balm
Kemasan dan Klaim
Himalaya Lip Balm ini dikemas dengan tube plastik dengan ukuran travel size. Warna kemasannya ini khas brand Himalaya banget. Dimana pada bagian kemasannya tertera lengkap informasi tentang produknya. Ukurannya pun cukup kecil, nggak menuhin pouch dan enak untuk dibawa-bawa. Net produknya sendiri sebanyak 10g. Satu hal yang aku kurang suka dari kemasannya adalah tutup kemasannya yang berbentuk putar. Aku kurang suka karena sebagai orang yang cukup ceroboh tutup kemasannya ini gampang jatuh dan mudah hilang.
 Himalaya Lip Balm

 Himalaya Lip Balm
Mulut botol kemasannya sendiri cukup praktis dan memudahkan kita untuk mengaplikasikan produknya langsung tanpa perlu menggunakan jari tangan. Paling penting produknya ini mudah untuk diatur karena ukuran lubangnya pun kecil.

Dengan main inggredients berupa Carrot Seed Oil, tabir surya alami, dan Wheatgerm Oil, sumber Vitamin E. Himalaya Lip Balm ini pun dipercaya dapat melembabkan bibir, serta mencegah bibir kering dan pecah-pecah. Nah, main inggredients-nya pun cukup menarik perhatian aku karena rasanya aku belum pernah cobain lip balm dengan inggredients tersebut.


Tekstur dan Aroma
Tekstur dari Himalaya Lip Balm ini agak susah dijelaskan. Teksturnya serupa gel ringan berwarna bening yang mana setelah diaplikasikan akan meleleh. Saat di apply, feel-nya masih berasa banget seperti pakai lip balm. Namun hasilnya akhirnya pada bibir nggak begitu terlihat seperti pakai lip balm. Bahkan nggak terlihat berminyak sama sekali. Hal yang aku suka dari Lip Balm Himalaya ini pun adalah tidak memiliki warna (tidak meninggalkan stain) dan juga ngga ada rasanya. Sedangkan untuk aroma harumnya persis seperti aroma harum permen karet.

Oia tetapi tekstur sejenis ini biasanya punya kekurangan cepat meleleh dan mencair. Terutama jika terlalu sering digunakan (buka/tutup kemasan) ataupun jika penyimpanan produknya tidak dilakukan dengan baik (ditempat panas).

Harga Himalaya Lip Balm
IDR 20.000
Beli disini
Ps: gunakan kode SBNLAS5G untuk potongan 50.000 dengan minimal pembelian 250.000 produk Himalaya



 Himalaya Lip Balm
Kesimpulan:
Sejak pertama kali cobain produknya jujur saja aku langsung dibuat jatuh cinta karena permasalahan bibir kering dan bibir pecah-pecahku pun langsung teratasi seketika. Aku pun merasa bibirku jauh lebih sehat setelah pakai Himalaya Lip Balm ini. Bila digunakan sebelum pakai lipstick, aku pun merasa lipstick jadi lebih tahan lama. Kemasannya pun travel frinedly dan isinya sedikit.

Loh isinya sedikit tapi malah aku suka? Jujur saja paling lama biasanya aku ganti lip balm setiap 2 bulan sekali. Bahkan sebelum lip balm nya dihabiskan karena seperti yang aku bilang sebelumnya. Performa lip balm itu biasanya menurun (nggak sebagus seperti pertama kali dipakai) bila digunakan terlalu sering. Sedangkan bila isi produknya sedikit, kemungkinan produknya akan dihabiskan pun akan menjadi lebih cepat.

Untuk harga Himalaya Lip Balm ini pun cukup affordable. Oia, ternyata Lip Balm ini jadi produk Himalaya pertama yang aku cobain. Dan sejujurnya aku jadi makin penasaran untuk bisa cobain produk Himalaya Herbal lainnya.

You Might Also Like

0 komentar

2 Popular Posts

Like me on Facebook

Flickr Images

Subscribe